Buruknya Stigma Masyarakat Adalah Hal Pasti yang Akan Melabelimu Jika Bermain Judi Online

Buruknya Stigma Masyarakat Adalah Hal Pasti yang Akan Melabelimu Jika Bermain Judi Online

Hampir semua orang telah mengetahui bahwa permainan judi online banyak membawa dampak buruk atau bahaya baik bagi para pemainnya, maupun bagi orang-orang terdekat para pemain tersebut.

Judi online sendiri merupakan permainan judi yang dimainkan secara online, atau tersambung dengan internet. Meski sudah banyak juga cerita orang yang sukses dengan bermain judi online, namun, pandangan masyarakat kepada para pemain judi online sudah terlanjur buruk, sehingga banyak label negatif yang diberikan oleh para pemain judi online tersebut.

Stigma masyarakat terhadap pemain judi online

Pandangan buruk masyarakat terhadap permainan atau pemain judi online bukan merupakan hal yang aneh lagi. Berikut sedikit pembahasan akan stigma masyarakat terhadap pemain judi online.

1. Dinilai sebagai orang yang pemalas

Seseorang yang bermain judi online dinilai sebagai pribadi yang cenderung mendekam atau mengurung diri di rumah, atau mungkin hanya pergi ke tempat yang memiliki koneksi internet yang cepat. Masyarakat menilai bahwa pemain judi online hanya terfokus untuk mencari uang dengan cara berjudi dan tidak ingin berusaha untuk mendapat pekerjaan yang lebih layak selain bermain judi.

2. Dinilai sebagai orang yang temperamen

Dalam bermain judi online, pastilah ada yang namanya menang dan kalah. Fase ‘menang’ tentu saja membuat para pemain judi senang bukan main dan mungkin mampu meningkatkan mood mereka sepanjang hari. Meski begitu, fase ‘kalah’ akan memberi dampak sebaliknya, yakni membuat stress dan murung. Karena banyak pemain judi online yang cenderung menunjukkan emosi negatif tersebut (seperti marah-marah dan kesal karena sudah kalah dalam bermain judi), maka banyak pula masyarakat yang berpikir bahwa seseorang yang bermain judi adalah seseorang yang temperamen dan berbahaya untuk didekati.

3. Dinilai sebagai pelaku criminal

Modal dan uang merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh pemain judi online untuk dapat terus memainkan permainan judi online. Seorang pemain judi yang sudah kehabisan uang atau modal pasti akan mencari sumber uang yang bisa dijadikan sebagai modal. Salah satu diantaranya adalah dengan menjual atau menggadaikan barang yang mereka punya. Dan jika mereka tidak memiliki barang tersebut, mereka akan meminjam uang. Namun, tentunya akan sangat jarang ada orang yang akan meminjamkan uang jika uang tersebut akan dipakai sebagai modal judi. Jika sudah seperti itu, pemain judi yang kehabisan modal tersebut bisa jadi akan berbohong, atau mencoba melakukan tindakan lain seperti merampok atau merampas benda berharga milik orang lain.

Banyak label buruk yang diberikan oleh masyarakat terhadap para pemain judi casino. Hal tersebut adalah karena judi online lebih banyak memiliki dampak buruk atau bahaya daripada dampak positif. Meski demikian, tidak semua pemain judi online masuk kepada stigma masyrakat tersebut.